Kamis, 23 Juni 2011

tugas pti 6

PROGRAM APLIKASI
Program Aplikasi adalah program yang digunakan khusus untuk tujuan tertentu atau program yang biasa dipakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik
PC Software Characteristics
• User-friendly
• Easy
• Intuitive
• Minimum training and documentation needed to use

Software Types Packaged or Commercial
• Sold in stories, catalogs, or downloadable from the WWW
• Purchased from software publishers
• Must be installed
- ¬standard or custom installation
- The setup prosess copies some of all of the Software to the hard disk

Pembagian program aplikasi
• Pengolah kata (word processing), merupakan aplikasi yang berorientasi pada pengolahan kata. Contoh : microsoft word dan open office write



• Pengolah angka (Spreadsheet ), merupakan aplikasi yang berorientasi pada pengolah angka. Contoh : microsoft exel dan open office calc



• Presentas, merupakan aplikasi yang berorientasi pada pembuatan presentasi. Contoh : mocrosoft power point, open office poitn, dan macromedia flash




• Pengolah data (database), merupakan aplikasi yang berorientasi pada pengolahan data. Contoh :microsoft access, dBase III, faxpro, open office base



• Pengolah gambar (design grafis), merupakan aplikasi yang berorientasi pada pengolahan gambar. Contoh : adobe photoshop, corel Draw, microsoft picture manager, open office draw, dan paint


• CAD (Computer Aid Design), merupakan aplikasi yang berorientasi pada rancangan bangunan dan mesin. Contoh : AutoCAD, 3Dmax


• Multimedia, merupakan aplikasi yang digunakan untuk merubahdata menjadi hiburan. Contoh : Winamp, Media Player, Real Player, Cyberlink Power DVD

• Internet browser, merupakan aplikasi yang yang digunakan mencari informasi lewat internet Contoh : internet explorer, Mozila Firefox, Opera, Google Chrome


Program bantu OS (utility system)
Adalah program yang digunakan untuk membantu meningkatkan kinerja sistem operasi. Contoh :
• Program bantu untuk pengolahan suara, contoh : format factory
• Program bantu format pdf, contoh dopdf 7
• Program bantu untuk mengompres file, contoh : Winrar
• Program bantu untuk meningkatkan kinerja sistem operasi, contoh : TuneUp utility
• Program bantu untuk menjaga keamanan komputer. Contoh : anti virus





The end

Sabtu, 11 Juni 2011

tugas pti 5

PERANGKAT LUNAK
Pengertian perangkat lunak




• perangkat lunak adalah program yang berisi instruksi atau perintah untuk melakukan proses pengolahan data
• mensin yang memproses data menjadi informasi
• meningkatkan hasil kerja dan memecahkan berbagai masalah
• perangkat lunak salah satu unsur komputer yang berperan penting dalam memproses data atau memecahkan masalah
• Sebuah mesin yang tidak dapat melakukan tugas apabila tidak didukung oleh program
- Program merupakan deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki
- Dibuat oleh vendor perangkat lunak
Software fundamentalis
• Computer programs is sequences of instructions for the computer
• Stored program concept , instructions written in programs are stored and executed by CPU when needed
• Programmers, individuals who perform programming

Software komputer
• Software sistem (perangkat lunak sistem)
• Software aplikasi (perangkat lunak aplikasi)
Software sistem (perangkat lunak sistem), terbagi 4 bagian, yaitu :
• Sistem operasi
• Utilitas program
• Device driver
• Bahasa pemrograman
Sistem operasi (OS)
• adalah sebuah program penghubung antara pengguna komputer dengan hardware komputer yang terdiri atas kumpulan program yang dibuat oleh vender dengan memperhatikan bentuk dan cara kerja hardware
Tujuan dan bagan OS
Tujuan :
1. menyediakan atau menyiapkan kondisi agar pengguna dapat menjalankan program
2. untuk menggunakan hardware komputer secara efisien




Apa fungsi operasi sistem ?




Fungsi utama OS :
• Manajemen proses, mencakup persiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses pada komputer
• Manajemen sumber daya, berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh software sistem maupun yang dilakukan software aplikasi yang sedang dijalankan
• Menajemen data, berupa pengendalian terhadap data input/ output termasuk dalam hal pengalokasian piranti penyimpanan sekunder maupun memori utama
Contoh operating sistem
Gambar
Linux operating sistem
• Linux merupakan turunan dari sistem operasi UNIX
• Linux adalah sistem oiperasi berbasis GPL yang berarti dapat dikopi secara bebas tanpa harus membayar kepada lisensi, dengan catatan source kode harus selalu disertakan dalam penyebarannya
• Linux diciptakan oleh Linus Torvalds pada mahasiswa ilmu komputer di universitas Helsinki tahun 1991 di Finlandia
• Pada awalnya linux sangat sederhana tetapi dengan bantuan para hacker, linus terus mengmbangkan linux dan akhirnya memiliki kemampuan yang sejajar dengan sistem operasi komersial lainnya.
Utilitas program
• Utilitas program merupakan sistem software yang menjalankan tugas-tugas maintenance, umumnya disebut utility program
• File manager, menjalankan fungsi-fungsi seperti melakukan copy, memberi nama, menghapus, dan memindahkan file, image viewer menampilkan isi dari file gambar ketika pengguna melakukan double stick
• Personal firewall, mendeteksi dan mengamankan personal komputer dari instruksi-instruksi yang tidak dikenal
• Ununstaller, menghapus program yang ada di lokal disk C
• Disk scanner, mendeteksi dan mengkoreksi masalah pada hard disk atau floppy disk dan mencari atau menghapus file-file yang tidak digunakan
• Disk deragment, mengatur ulang file-file dan space yang tidak digunakan pada hard disk sehingga program dapat berjalan lebih cepat
• Diagnostic utility, melakukan penyusunan informasi secara teknik tentang hardware dan beberapa software. Mempersiapkan laporan masalah secara terurai
• Backup utility, melakukan duplikasi file-file yang dipilih atau seluruh hard disk ke disk atau tape. Umumnya melakukan kompress files pada saat melakukan backup sehingga membutuhkan tempat lebih kecil
• Screen saver, layar monitor menampilkan gambar bergerak atau
Device driver
• Adalah program yang berfungsi untuk membantu komputer mengendalikan piranti-piranti peripheral. Perangkat lunak ini biasanya disediakan vendor yang memproduksi perangkat keras
• Contoh : ketika memasang modem atau skenner, perlu menginstal device driver supaya perangkat keras tersebut dapat berfungsi dengan baik
Bahasa pemrograman
• Adalah program yang digunakan untuk membuat program komputer
• Bahasa tingkat rendah, bahasa mesin (assembler) ; bahasa ini menggunakan kode angka 0 dan 1.
• Bahasa tingkat tinggi, bahasa mesin yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa manusia
• Bahasa general ke empat, bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek
Jenis-jenis perangkat lunak
• Software komersial, bertujuan untuk dijual dan ada hak cipta
• Software domain-public, sifatnya gratis dan berupa source code, ada hak cipta dan ada yang tidak ada
• Rentalware, disewakan dan ada hak cipta
• Free Software, dilengkapi dengan source code dan bersifat gratis/ membayar dengan harga murah
• Freeware, bersifdat gratis tanpa source code, bertujuan menarik peminat untuk membeli versi selanjutnya
• Open source, hampir sama dengan free Software, hanya beda dalam hal folosofis dan googleterdapat hak-hak untuk pemakai antara lain hak untuk membuat salinan program dan mendistribusikan salinan tersebut
The and

Jumat, 10 Juni 2011

tugas pti 4

PIRANTI KOMPUTER
1. PIRANTI MASUKA (INPUT DEVICE)
2. PIRANTI KELUARAN (OUTPUT DEVICE)
PANDUAN MEMILIH PIRANTI KOMPUTER
- Kondisi lingkungan, faktor keselamatan kerja, dan variasi dalam tugas dan hubungannya dengan pekerjaan yang lain harus dipertimbangkan saat memilih piranti dalam perancangan sistem informasi
- Perlu diperhatikan karakteristik pengguna, karena pengguna dapat bervariasi dalam pengetahuan, keterampilan, kemampuan, pengalaman, kebudayaan dan gender
- Perlu disesuaikan antara teknologi, pengguna, kerja yang diinginkan dan faktor lingkungan kerja
- Cocok dengan karakteristik pengguna, keahlian, dan training yang dilakukan
- Piranti masukan berhubungan dengan proses perekaman dan pemasukan data kedalam sistem komputer dengan cara memberi perintah ke komputer
- Agar dapat berinteraksi dengan sistem komputer secara efektif, pengguna harus mampu mebgkomunikasikan keinginannya dengan cara yang dapat dimengerti oleh sistem komputer
- Piranti masukan membantu pengguna untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan aman, efektif, efisien, dan jika mungkin menyenangkan
- Dalam praktek tidak ada satu piranti masukan yang dapat memenuhi semua kebutuhan
- Umumnya diperlukan lebih dari satu piranti masukan agar dapat saling melengkapi, misalnya keyboard dan mouse
- Secara umum piranti masukan harus mudah digunakan dan bentuknya harus ekonomis dan mempunyai umpan balik yang baik
PIRANTI SESUAI DENGAN JENIS PEKERJAAN
JENIS PEKERJAAN PIRANTI YANG COCOK
Masukan Numerik
Masukan teks
Seleksi objek
Manipulasi objek
Tacking alur Tombol numerik
Alphanumeric keyboard (QWERTY)
Mouse, Joystic, track ball, light pen
Mouse, Joystic, track ball, light pen
Mouse, light pen

KEYBOARD:
- Salah satu Piranti input yang paling utama untuk berinteraksi dengan system computer dan piranti terbaik untuk masukan berbentuk teks.
- Kelemahan: untuk melaksanakan pekerjaan berbentuk pilihan (mis:dari suatu menu),
- Keyboard lebih lambat, kurang akurat, dan kurang disukai.
- Tombol pada keyboard dikelompokkan manjadi 4 bagian: tombol fungsi, tombol alphanumeric, tombol control,dan tombol numeric.

AUDIO:
- Prinsip kerja mikrofon adalah mengubah variasi tekanan udara karena adanya suara
- Menjadi variasi isyarat listrik.
POINTING DEVICES:
- Digunakan untuk menunjuk suatu titik atau jalur pada ruang 2-dimensi atau 3-dimensi
- Piranti petunjuk inimeliputi: joystick, trackballs, dan mouse.
- Piranti petunjuk merupakan piranti masukan kontinyu dan diskret.

Kamis, 02 Juni 2011

tugas pti 3

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
DEFINISI TEKNOLOGI
Komputer diambil dari bahasa latin “computere” yang berarti menghitung (to compute)
Donald H Sanders
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipuasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi-intruksi program yang tersimpan di memori (stored program).
Larry Long dan Nancy Long
Komputer adalah seperangkat alat elektronik yang dapat menterjemahkan (interpet) dan mengeksekusi perintah-perintah yang terprogram sebagai input, output serta perhitungan dan operasi logika secara teknikal sangan kompleks tetapi secara konsep sangat sederhana.
Komputer supaya dapat digunakan untuk mengolah data maka harus berbentuk “computer system”.
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu (tujuan pokok) fungsi tertentu.
Tujuan pokok sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi.
ELEMEN-ELEMEN SISTEM KOMPUTER :
1. Perangkat keras (hardware) adalah peralatan di sistem komputer yang dapat dilihat dan dijamah
2. Perangkat lunak (software) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data
3. Brainware adalah manusia yang terlibat didalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer



DIAGRAM KOMPUTER







Perangkat keras
Spesifikasi standar sistem unit komputer :
• Prosesor
• Memori (RAM)
• Mainboard (motherboard)
• Vidio card
• Harddisk
• Optikal drive
• Floppy disk 1,44
• Sound card
• LAN card
• Case and power supply

Prossesor
• Prosessor merupakan perangkat keras komputer yang melakukan pemprosesan aritmatika dan logika sertapengendalian operasi komputersecara keseluruhan.
• Prossesor terdiri atas dua bagian utama, yaitu ALU (Arithmatic Logical Unit) sebagai pusat pengolah data dan control unit sebagai pengontral kerja komputer .
• Prossesor disebut juga sebagai otak komputer
Intel :
- Pentium 1-4
- Celeron
- Core duo
- Core 2 duo
- Quad core
- I3 – i7
AMD :
- Duron
- Atlhon XP
- Barton
- Sempron
- AM 2
Memori
Berdasarkan fungsinya memori terbagi dua, yaitu :
Primary memori, digunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari program yang sedang dijalankan dan biasa juga disebut sebagai RAM. Karakteristik dari memori primer adalah :
1. Informasi ada selama komputer bekerja atau hidup
2. Kecepatan tinggi
3. Akses random (acak)
Secondary memory, dipergunakan untuk menyimpan data atau program biner secara permanen. Karakteristiknya adalah :
1. Memori dapat berperan untuk menghapus dan memprogram kembali
2. Kecepatan relatif rendah dibandingkan memori primer
3. Akses random atau sekuensial
4. Kapasitas menyimpan data lebih banyak
5. Lebih murah daripada memori primer
6. Media penyimpan data bersifat magnetik dan optika
Contoh : Ploppy, harddisk, CD ROM, magnetik tape, optical disk
Berdasarkan jenisnya memori terbagi :
ROM (Read Only memory)
• ROM hanya dapat dibaca dan merupakan memori permanen yang terdapat pada sistem komputer yang sudah disusun dan dibuat oleh pabrik dan biasanya tidak dapat diubah oleh pengguna komputer
• ROM berisi program pokok untuk mengkonfigurasi sistem komputer, seperti BIOS, BASIC dan Bootstrap Loader. Sinyal didalam ROM ini yang mengatur segala tugas CPU saat komputer mulai diaktifkan/ dihidupkan.
RAM (Random Acses Memory)
• Ram dapat dibaca dan ditulis dan semua data yang dimasukan melalui alat input pada setiap aplikasi akan dimasukkan terlebih dahulu kedalam RAM
• Data-data yang terdapat didalam RAM ini hanya sementara , apanbi;la komputer dimatikan maka data akan hilang
• Jenis RAM : EDO RAM (Extended Data Output Random Acses memory), SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acses Memory), DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acses Memory), DDR SDRAM 2 dan 3.
Cache Memory
Beberapa CPU menggunakan cache memori (high speed buffer/ buffer memory) agar lebih efisien dan tidak banyak waktu yang terbuang ,
Sejumlah informasi dari main memori dipindahkan ke cache memori dan selanjutnya CPU akan berhubungan dengan cache memori,
Cache memori lebih cepat dan lebih kecil ukurannya dibandingkan dengan main memori (faster than RAM).
Mainboard (Motherboard)
Papan rangkaian utama yang berfungsi sebagai pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang tersambung padanya dan mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.
Komponen didalam mainboard :
• Chipset
• AGP (Acchelerated Graphict Port)
• Soket memori
• Soket prosesor
• CMOS (Complementary Metal Oxcide Semiconductor)
• Port Peranti Eksternal (serial, pararel, audio, USB)
• Soket catu daya (power suply, fan)
• Konektor casing
• Konektor IDE (Integrated Development Environment) dan ploppy
VGA (Video Grafic s Adafter)
Merek dagang :
• NVIDEA
• ATI RADEON
• Banyak jenis chipset dan kecapatannya
• Memori samakin besar dan cepat semakin bagus
• Tujuan pemakaian untuk grafisc atau game
Harddiasc
• Interface IDE
• Interface SCSI
• Interface SATA I
• Interface SATA II
• Internal atau eksternal
• Untuk penggunaan PC atau leptop
Optical Drive
• CD ROM, CD RW, DVD ROM, dan DVD RW
Ploppy Drive
• Berfungsi untuk membaca data dari disket
• Ploppy 5,25
• Ploppy 1,44
Sound Card
Sound card adalah peripreal untuk mengolah data digital dari komputer menjadi analog untuk disalurkan ke speker dan sebaliknya data analog dari Mic atau alat lain diubah menjadi digital untuk diolah di komputer.
Local Area Network
• LAN CARD merupakan penghubung antara sistem komputer dengan kinerja komputer lain
• LAN CARD merupakan sinyal untuk saling berbagi antara komputer satu dengan komputer yang lain
• Prinsip kerja LAN CARD adalah menerima sinyal dari komputer lain kemudian menstranmisikan kedalam masukan kemudian diolah menjadi data, begitu sebaliknya saling berbagi .
• LAN CARD dapat digunakan untuk menghubungkan sistem komputer satu dengan komputer lain melalui perantara HUB sehingga dalam area tersebut membentuk suatu jaringan komputer.
Case dan Power Supply
• Case adalah tempat menyimpan komponen perangkat keras
• Power supply adalah sumber daya listrik bagi seluruh komponen dan perangkat keras
Sentral Pocessing Unit (CPU)
• Pemprosesan instruksi oleh CPU mencakup 2 tahap , yaitu instruction petch dan instruction execute
• instruction petch, adalah tahap pertama dimana CPU mengambil atau membawa atau menjemput instruksi dari main memeori ke CPU
• Instruction execute , adalah tahap kedua dimana CPU memproses instruksi yang sudah dijemput dari main memori dan sudah berada di IR (instruction Register).
• Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama disebut waktu instruksi (instruction time)
• Waktu yang dibutuhkan untuk tahap kedua disebut instruksi eksekusi (execution time)
• Tahap pertama dan tahap kedua disebut sebagai siklus mesin (machine cycle) dan seluruh waktu yang dibutuhkan untuk tahap kedua disebut waktu siklus (cycle time).
• Ukuran waktu siklus dalam satuan mega Hertz (MHz) atau Giga hertz (GHz)







What is machine cycle ?
Four operation of the CPU comprise a machine cycle :
Step 1

Step 4 Step 2


Step 3

Step 1 : Fetch , Obtain program instruction or data item from memory
Step 2 : Decode, Translate instruction into commands
Step 3 : Execute, Carry out command
Step 4 : Store, Write result to memory
The and

Sabtu, 21 Mei 2011

kuliah ke 2 pti cucu


Teknologi Komputer : Teknologi yang berhubungan dengan komputer
Teknologi Telekomunikasi 
Sejarah Tekn.Informasi

 Tujuan Teknologi Informasi

Memecahkan masalah, membuka kreativitas, efektivitas, dan efisiensi


Peran dan Manfaat Teknologi Informasi
•TI memiliki efek besar dan dampaknya pun signifikan
•Struktur, manajemen organisasi serta proses suatu kegiatan sangat dipengaruhi oleh TI
•Intinya, TI mempengaruhi banyak aspek pekerjaan/organisasi

Kamis, 19 Mei 2011

KURIKULUM 2004 (KBK) & KURIKULUM 2006 (KTSP) MEMANG BERBEDA SECARA SIGNIFIKAN


Banyak kalangan, termasuk aparat Depdiknas dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota membuat statement bahwa Kurikulum 2004 (atau KBK) tidak terlalu jauh berbeda dengan Kurikulum 2006 yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan baru ditetapkan pemberlakuannya oleh Mendiknas melalui Peraturan Mendiknas No. 24 Tahun 2006 tanggal 2 Juni 2006. Saya tidak tahu, apakah penyataan mereka itu dimaksudkan untuk “menghibur guru” agar tidak resah menghadapi perubahan kurikulum ini. Mengingat Kurikulum 2004 ini masih dalam taraf ujicoba yang lebih luas sejak tahun pembelajaran 2004/2005 dan belum semua sekolah sudah menerapkan secara utuh Kurikulum 2004. Namun apa daya, kini sudah dimunculkan kurikulum baru, Kurikulum 2006. Sehingga muncullah statement yang “menghibur” tersebut.
Hal ini adalah ironis, karena menunjukkan pemahaman yang sangat dangkal mereka terhadap Kurikulum 2006 tersebut. Saya menduga mereka hanya “mengulang-ulang” pernyataan dari BSNP, aparat Pusat Kurikulum, Pejabat Depdiknas yang bermaksud meredam agar Kurikulum 2006 tidak mendapat tentangan dari ujung tombak pendidikan : guru dan sekolah, atau gejolak yang meresahkan masyarakat dan dunia pendidikan. Jika saja mereka sudah melakukan pembandingan secara mendalam kedua kurikulum tersebut, niscaya mereka akan mengatakan bahwa Kurikulum 2004 dengan Kurikulum 2006 berbeda secara nyata, secara signifikan. Memang harus diakui dalam beberapa hal ada kesamaan atau kemiripan antara keduanya.
Berikut ini saya rangkum perbedaan dan persamaan antara Kurikulum 2004 dan Kurikulum 2006 (periksa tabel)
Tabel : Perbandingan Kurikulum 2004 dan 2006
ASPEK
KURIKULUM 2004
KURIKULUM 2006
1. Landasan Hukum
Tap MPR/GBHN Tahun 1999-2004
UU No. 20/1999 – Pemerintah-an Daerah
UU Sisdiknas No 2/1989 kemudian diganti dengan UU No. 20/2003
PP No. 25 Tahun 2000 tentang pembagian kewenangan
UU No. 20/2003 – Sisdiknas
PP No. 19/2005 – SPN
Permendiknas No. 22/2006 – Standar Isi
Permendiknas No. 23/2006 – Standar Kompetensi Lulusan
2. Implementasi /
Pelaksanaan
Kurikulum
Bukan dengan Keputusan/ Peraturan Mendiknas RI
Keputusan Dirjen Dikdasmen No.399a/C.C2/Kep/DS/2004 Tahun 2004.
Keputusan Direktur Dikme-num No. 766a/C4/MN/2003 Tahun 2003, dan No. 1247a/ C4/MN/2003 Tahun 2003.
Peraturan Mendiknas RI No. 24/2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri No. 22 tentang SI dan No. 23 tentang SKL
3. Ideologi Pendidik-
an yang Dianut
Liberalisme Pendidikan : terciptanya SDM yang cerdas, kompeten, profesional dan kompetitif
Liberalisme Pendidikan : terciptanya SDM yang cerdas, kompeten, profesional dan kompetitif
4. Sifat (1)
Cenderung Sentralisme Pendidikan : Kurikulum disusun oleh Tim Pusat secara rinci; Daerah/Sekolah hanya melaksanakan
Cenderung Desentralisme Pendidikan : Kerangka Dasar Kurikulum disusun oleh Tim Pusat; Daerah dan Sekolah dapat mengembangkan lebih lanjut.
5. Sifat (2)
Kurikulum disusun rinci oleh Tim Pusat (Ditjen Dikmenum/ Dikmenjur dan Puskur)
Kurikulum merupakan kerangka dasar oleh Tim BSNP
6. Pendekatan
Berbasis Kompetensi
Terdiri atas : SK, KD, MP dan Indikator Pencapaian
Berbasis Kompetensi
Hanya terdiri atas : SK dan KD. Komponen lain dikembangkan oleh guru
7. Struktur
Berubahan relatif banyak dibandingkan kurikulum sebelumnya (1994 suplemen 1999)
Ada perubahan nama mata pelajaran
Ada penambahan mata pelajaran (TIK) atau penggabungan mata pelajaran (KN dan PS di SD)
Penambahan mata pelajaran untuk Mulok dan Pengem-bangan diri untuk semua jenjang sekolah
Ada pengurangan mata pelajaran (Misal TIK di SD)
Ada perubahan nama mata pelajaran
KN dan IPS di SD dipisah lagi
Ada perubahan jumlah jam pelajaran setiap mata pelajaran
8. Beban Belajar
Jumlah Jam/minggu :
SD/MI = 26-32/minggu
SMP/MTs = 32/minggu
SMA/SMK = 38-39/minggu
Lama belajar per 1 JP:
SD = 35 menit
SMP = 40 menit
SMA/MA = 45 menit
Jumlah Jam/minggu :
SD/MI 1-3 = 27/minggu
SD/MI 4-6 = 32/minggu
SMP/MTs = 32/minggu
SMA/MA= 38-39/minggu
Lama belajar per 1 JP:
SD/MI = 35 menit
SMP/MTs = 40 menit
SMA/MA = 45 menit
9. Pengembangan
Kurikulum lebih
lanjut
Hanya sekolah yang mampu dan memenuhi syarat dapat mengembangkan KTSP.
Guru membuat silabus atas dasar Kurikulum Nasional dan RP/Skenario Pembelajaran
Semua sekolah /satuan pendidikan wajib membuat KTSP.
Silabus merupakan bagian tidak terpisahkan dari KTSP
Guru harus membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
10. Prinsip
Pengembangan
Kurikulum
Keimanan, Budi Pekerti Luhur, dan Nilai-nilai Budaya
Penguatan Integritas Nasional
Keseimbangan Etika, Logika, Estetika, dan Kinestetika
Kesamaan Memperoleh Kesempatan
Perkembangan Pengetahuan dan Teknologi Informasi
Pengembangan Kecakapan Hidup
Belajar Sepanjang Hayat
Berpusat pada Anak
Pendekatan Menyeluruh dan Kemitraan
Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Beragam dan terpadu
Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Menyeluruh dan berkesinam-bungan
Belajar sepanjang hayat
Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
11. Prinsip
Pelaksanaan
Kurikulum
Tidak terdapat prinsip pelaksanaan kurikulum
Didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya.
Menegakkan lima pilar belajar:
belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,
belajar untuk memahami dan menghayati,
belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain,
belajar untuk membangun dan menemukan jati diri, melalui proses pembela-jaran yang efektif, aktif, kreatif & menyenangkan.
3. Memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan perbaik-an, pengayaan, dan/atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisinya dengan memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan, keindividuan, kesosialan, dan moral.
Dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling meneri-ma dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip tut wuri handayani, ing madia mangun karsa, ing ngarsa sung tulada
5. Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan meman-faatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
6. Mendayagunakan kondisi alam, sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
7. Diselenggarakan dalam kese-imbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan.
12. Pedoman
Pelaksanaan
Kurikulum
Bahasa Pengantar
Intrakurikuler
Ekstrakurikuler
Remedial, pengayaan, akselerasi
Bimbingan & Konseling
Nilai-nilai Pancasila
Budi Pekerti
Tenaga Kependidikan
Sumber dan Sarana Belajar
Tahap Pelaksanaan
Pengembangan Silabus
Pengelolaan Kurikulum
Tidak terdapat pedoman pelaksanaan kurikulum seperti pada Kurikulum 2004.
Untuk sementara baru 12 aspek yang saya temukan, dimana hanya 2 (dua) hal saja yang sama, yakni landasan ideologis dan pendekatan yang digunakan. Sementara 10 aspek lainnya berbeda sangat nyata, meskipun ada kemiripan pada butir-butir tertentu.
PERBEDAAN ESENSI SK DAN KD
Hal yang sering dikatakan oleh pejabat Depdiknas dan Dinas Pendidikan, bahwa Kurikulum 2004 dan 2006 adalah pada aspek Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasarnya. Sepintas memang ya, padahal sesungguhnya tidak semuanya benar.
Dalam Kurikulum SD/MI 2004 hanya terdapat satu SK masing-masing jenjang kelas untuk hampir semua mata pelajaran. Namun dalam Kurikulum 2006 terdapat dua SK untuk setiap jenjang kelas untuk seluruh mata pelajaran plus rinciannya pada kelas dan pelajaran tertentu. Masing-masing SK sudah diplot mana yang untuk semester 1 dan 2. Sementara itu, batasan semacam ini tidak ada pada Kurikulum 2004.
KD-KD yang ada dalam Kurikulum 2004 ada yang masih digunakan dengan rumusan yang sama atau mirip dengan rumusan KD dalam Kurikulum 2006. Ada beberapa KD Kurikulum 2004 yang dibuang. Ada beberapa KD yang baru dalam Kurikulum 2006. Sehingga kalau ruang lingkup materi (scope) ini dijadikan ukuran, maka memang tidak terlalu banyak perbedaan Kurikulum 2004 dengan Kurikulum 2006. Namun KD-KD yang ada dalam Kurikulum 2004 tersebut direkonstruksikan kembali, ditata kembali sedemikian rupa sehingga menjadi sangat berbeda dalam urutannya (sequence).
Walaupun ruang lingkup materi yang sama antara kedua kurikulum tersebut, namun karena urutan penyajian per kelasnya menjadi berbeda, maka kedua kurikulum tersebut berbeda. Sebagai contoh, ada KD pada kelas III SD untuk mata pelajaran IPS yang dipindahkan ke kelas II. Beberapa KD dalam mata pelajaran IPS di SD dipindahkan dari kelas VII ke kelas VIII, atau sebaliknya. KD untuk PKN di SMP dipindahkan ke kelas VIII dan IX dari kelas VII. Sebaliknya ada KD di kelas VIII yang diturunkan ke kelas VII.
Pemindahan KD sebagai penataan kembali KD dari Kurikulum 2004 ini terjadi pada semua mata pelajaran dan semua jenjang sekolah pada Kurikulum 2006. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran di kelas, terlebih jika sekolah berkehendak akan melaksanakan Kurikulum 2006 secara penuh pada tahun pembelajaran 2006/2007 ini.
Perubahan lain adalah bahwa pembelajaran di kelas I, II dan III SD/MI perlu dilaksanakan secara tematik, sementara untuk kelas IV, V dan VI dengan pembelajaran bidang studi. Khusus untuk IPA dan IPS di SD digunakan pendekatan pembelajaran terpadu.
Sedangkan IPA dan IPS di SMP yang semula SK dan KD-nya disusun dengan menggunakan pendekatan sub-bidang studi, pada Kurikulum 2006 tidak lagi menggunakan pendekatan tersebut. Hal ini berdampak pada manajemen kurikulum dan pembelajaran di kelas.
Sementara itu di SMA/SMK tidak ada perubahan seperti yang ada di SD dan sebagian di SMP. Namun bukan berarti tidak ada perubahan atau penataan KD di kurikulum SMA/SMK. Jumlah SK dalam Kurikulum 2004 yang semula 1 atau beberapa pada setiap mata pelajaran, pada Kurikulum 2006 dikembangkan menjadi beberapa SK . SK-SK ini sebagian besar diambil isi SK dalam Kurikulum 2004.
Namun kalau dicermati, ternyata SK-SK dalam Kurikulum SMA 2006 ini identik, sangat mirip dengan KD-KD dalam Kurikulum SMA 2004. Demikian pula KD-KD pada Kurikulum 2006 ini sangat identik dengan indikator pencapaian pada Kurikulum 2004. Dengan kata lain, terdapat “peningkatan status KD dan Indikator” pada Kurikulum 2004, sehingga menjadi SK dan KD pada Kurikulum SMA 2006.
Kalau terjadi banyak kali kasus seperti ini, rasanya tidak elok jika kita masih saja mengatakan bahwa Kurikulum 2004 sama dengan Kurikulum 2006, atau perubahan yang ada tidak banyak. Kalau mau melihat seberapa banyak perubahan kedua kurikulum tersebut, buatlah matriks pemetaan SK dan KD + indikator dari kurikulum dengan Kurikulum 2006. Pasti kepala puyeng, dan mata berkunang-kunang.

IMPLIKASI PADA MANAJEMEN KURIKULUM & PEMBELAJARAN
Akibat perubahan dan penataan kembali SK dan KD pada Kurikulum 2006, maka akan berdampak pada manajemen kurikulum dan pembelajarannya. Sebagai misal, bagaimana membuat jadwal pelajaran pada kelas I s.d. III SD/MI sesuai dengan model pembelajaran tematik. Sedangkan selama ini guru Pendidikan Agama dan Penjas Orkes adalah guru bidang studi? Bagaimana mengisi rapor siswa? Bagaimana penilaiannya? Demikian pula dengan mata pelajaran IPS dan IPA di SMP/MTs. Karena tidak lagi menggunakan pola sub-bidang studi, maka pengaturan siapa yang mengajarkan KD tertentu sesuai dengan rumpun ilmu pembentuknya harus disusun dengan baik.
Ambil contoh, di KD IPA SMP pada semester 1 kelas VII terkait dengan Fisika dan Kimia. Sementara untuk Biologi terdapat pada semester 2. Nah, apakah guru Biologi ini akan dibiarkan menganggur selama satu semester untuk menunggu gilirannya pada semester 2? Atau guru Fisika kemudian akan menganggur setelah satu semester mengajar? Bagaimana dengan guru-guru di sekolah swasta yang hanya dibayar sesuai jam riil mengajarnya? Dalam pelajaran IPS, kasus ini juga akan terjadi.
Persoalan manajemen kurikulum dan pembelajaran yang sangat berbeda antara Kurikulum 2004 dengan Kurikulum 2006. Kedua persoalan ini akan sangat dirasakan oleh para guru pengajarnya karena mereka adalah perencana, pelaksana dan penilai pembelajaran. Merekalah yang akan dibingungkan setiap hari dalam melaksanakan tugasnya.
Jadi, sekali lagi, jika perbedaan antara kedua kurikulum tersebut sangat sugnifikan. Dan para guru adalah “korban” pertama dari perubahan kurikulum ini. Secara rinci perubahan kurikulum pada masing-masing jenjang sekolah akan saya kupas dalam tulisan-tulisan berikutnya. Selamat menikmati perubahan!